Heri Mulyanta Wakili DIY Olimpiade Guru Nasional

heri-mulyanta-sdit-ar-raihan

Bantul, Arraihan.org–Guru kelas V SDIT Ar Raihan Bantul, Heri Mulyanta, menjadi yang terbaik dalam Olimpiade Guru tingkat Kabupaten Bantul yang kemudian maju tingkat DIY. Selanjutnya alumni Universitas Negeri Yogyakarta tersebut bersiap mengikuti Olimpiade Guru Nasional (OGN) di Jakarta yang rencananya akan digelar di Hotel Grand Whiz, Kelapa Gading tanggal 31 Oktober – 4 November mendatang. Lomba digelar oleh Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

“Informasi ini kami terima mendadak. Kemudian kami langsung memutuskan Pak Heri yang ikut seleksi, karena selama ini dalam mengajar juga inovatif dan kreatif,” ungkap Kepala SDIT Ar Raihan, Triadmoko ketika ditemui Selasa (25/10).

Pembelajaran yang inovatif tersebut, menurut Triadmoko, menjadikan siswa yang diajar tidak bosan. Dengan demikian, pelajaran dapat diterima dengan lebih baik.

Sementara itu, Heri mengatakan keikutsertaan dalam Olimpiade Guru bukan yang pertama. Pada kesertaan sebelumnya Heri tidak berhasil menang.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini bisa menjadi yang terbaik di tingkat UPT Bantul, kemudian tingkat Kabupaten Bantul, serta tingkat DIY,” papar Heri.

Masih menurut Heri, seleksi yang diikutinya berupa teori di tingkat UPT, kemudian teori dan praktik di tingkat kabupaten, sementara di tingkat DIY berupa terori guru kelas dengan mata pelajaran bahasa Indonesia, matematika, IPA, dan IPS. Selain itu ada pula tentang praktik mengajar yang menarik.

“Dalam mengajar saya menggunakan barongan dan bende. Jadi, saya pinjam alat jatilan,” jelas Heri.

Ketika diuji, Heri tampil menggunakan topeng di awal mengajar, kemudian berjoget serta membunyikan bende untuk menarik perhatian siswa. Setelah pertunjukan kecil, dilaksanakan pelajaran sesuai kisi-kisi yang telah ditentukan.

Selain itu, guru berusia 35 tahun ini juga membuat inovasi pembelajaran dengan metode menyanyi. Lagu-lagu yang ada, kemudian diubah liriknya dan diganti dengan mata pelajaran.

Misalnya, lagu anoman obong dan gambang suling yang bisa menjadi bahan ajar dalam mata pelajaran bahasa Jawa juga kesenian.

“Semoga saya bisa menampilkan yang terbaik di tingkat nasional nanti,” harap Heri.

Heri mengaku belum mengatahui materi yang akan diujikan oleh dewan juri OGN. Kendati demikian, Heri siap mengikuti apapun materi yang akan diujikan oleh dewan juri. (sri)

Sumber: Harian Bernas

Related posts